Upaya Pilot dalam Menambah Jam Terbang

Jam Terbang Pilot

Jam terbang sangat berperan penting bagi seorang pilot, selain menaikkan gaji juga bisa meningkatkan jabatan. Bila bekerja di perusahaan negara atau swasta pada umumnya, jam terbang bisa diilustrasikan sebagai pengalaman. Semakin lama pengalaman yang didapat maka akan semakin besar pula peluang meningkatkan gaji dan jabatan, bahkan berkesempatan untuk diterima bekerja di perusahaan bonafit. Hal ini dikarenakan kandidat menjadi lebih lihai dan handal dalam bekerja dibandingkan pekerja baru. Berbicara tentang jam terbang pilot, tahukah Anda ada 3 cara yang dapat dilakukan pilot untuk menambah jam terbangnya. Apa saja? Simak uraian berikut ini:

Tambah lisensi

Lisensi adalah surat izin terbang pilot sesuai dengan jam terbang yang diperoleh. Berikut ulasan tentang lisensi:

  • Jika seorang pilot baru mengantongi jam terbang sebanyak 40 hingga 60 jam, pilot baru bisa memegang lisensi PPL (Private Pilot Licence) adalah menerbangan pesawat kecil.
  • Bila pilot berhasil meraih jam terbang sebanyak 140 sampai 250, artinya pilot mampu memperoleh lisensi CPL (Commercial Pilot Licence) dan membawa pesawat komersial.
  • Lisensi IR (Instrument Rating), pilot diperbolehkan menerbangkan pesawat dalam cuaca yang gelap seperti kabut asap dan di malam hari. Jadi, bedanya lisensi CPL dengan IR adalah terletak pada cuaca penerbangan. Untuk memperoleh lisensi IR diperlukan penambahan sebanyak 20 jam terbang. Selain itu ada pula yang namanya lisensi MER (Multi Engine Rating) dan ATPL (Airline Transport Pilot Licence).
  • Lisensi MER merupakan surat izin pilot menerbangkan pesawat mesin ganda. Untuk memperoleh lisensi ini sendiri pilot harus memegang lisensi PPL, CPL, dan IR, kemudian bisa mengupayakan memperoleh lisensi MER.
  • Lisensi ATPL ialah surat izin untuk pilot membawa barang berat sesuai dengan standar negara. Namun syaratnya tak cukup hanya dengan lisensi CPL, tapi juga sertifikasi medis penerbangan kelas satu, dan jam terbang sebanyak 1500 jam.

Jadi, pillot yang ingin meningkatkan jam terbang salah satunya bisa dengan menambah lisensi terlebih dahulu di sekolah pilot. Dengan kata lain, pilot yang masih memiliki lisensi CPL harus melanjutkan studinya kembali dengan mengambil program lisensi tambahan, yaitu IR dan MER dengan begitu jam terbang juga akan bertambah.

Bekerja di airline dengan maksimal

Untuk menambah jam terbang, pilot biasanya bekerja dengan maksimal di airline. Banyak pilot yang mempunyai jam penerbangan tidak teratur karena mereka ingin memperbanyak jam terbangnya dalam waktu yang relatif cepat. Adapun cara memperbanyak jam terbang pilot adalah dengan tidak banyak mengambil hari libur atau cuti. Terlebih lagi pada saat musim liburan jumlah penumpang pesawat bisa membludak yang tentunya menjadi kesempatan besar untuk stay dalam menambah jam terbang. Namun, konsekuensi yang bakal diterima dalam hal ini adalah terancamnya kondisi kesehatan, seperti penyakit kulit karena suhu udara yang tidak stabil.

Jadi instruktur di sekolah penerbangan

Jam terbang pilot juga bisa ditingkatkan dengan menjadi instruktur di sekolah penerbangan. Dengan melatih dan mendampingi para cadet pilot dalam menerbangkan pesawat, tentu saja sangat menjanjikan bagi para pilot untuk memperoleh jam terbang yang tinggi. So, jika pilot sudah bekerja di maskapai penerbangan dan ingin meningkatkan jam terbang lebih maksimal lagi, pilot juga bisa sembari mengisi waktu kosong dengan menjadi instruktur. Tentu saja bisa diusahakan bila mampu memanage waktu dengan baik. Syarat untuk menjadi instruktur penerbang itu sendiri utamanya pilot harus memegang lisensi MER.

Jam terbang pilot memang sangat berharga karena menjadi poin penting dalam meniti karir ke jenjang yang lebih tinggi. Bagaimana tidak, semakin banyak pengalaman terbang maka akan semakin dipercaya pula untuk menjadi tangan kanan perusahaan.

Mengenal Jenjang Karir Pilot dan Gaji Pilot

jenjang karir pilot

Memiliki gaji yang tinggi tentunya menjadi dambaan semua orang dikarenakan dengan gaji yang tinggi dapat memenuhi kebutuhan hidup. Untuk mendapatkan gaji tinggi tentunya harus disesuaikan dengan pengalaman dan profesi kerja. Hal ini dikarenakan tidak semua profesi kerja mendapatkan upah yang tinggi. Salah satu profesi yang mendapatkan gaji tinggi adalah pilot. Di mana menjadi seorang pilot memiliki tanggung jawab yang besar terhadap profesi yang digelutin dikarenakan nasib semua nyawa penumpang bergantung pada pilot. Oleh karena itu, patutlah karir ini menjadi karir yang memiliki gaji tinggi dikarenakan resiko yang cukup besar.  Untuk menjadi seorang pilot sendiri harus memiliki keahlian khusus dikarenakan tidak seperti membawa kendaraan pada umunya sehingga untuk bisa menjadi seorang pilot harus lulusan dari sekolah pilot terlebih dahulu. Nah, untuk masalah gaji pilot tentunya tidak selalu sama dikarenakan sesuai dengan jenjang karir menjadi pilot itu sendiri. Untuk mengetahui gaji dari seorang pilot, tentunya harus disesuaikan dengan jenjang karirnya. Berikut ini untuk mengenal lebih jauh mengenai jenjang karir seorang pilot dan gaji pilot.

Second Officer

Seseorang yang baru lulusan dari sekolah pilot tentunya pengalaman yang dimiliki masih minim mesikpun di dalam dunia pendidikan telah belajar banyak tentang penerbangan. Dengan minimnya pengetahuan yang dimiliki, tentunya pihak penerbangan tidak ingin menangung resiko yang akan terjadi sehingga sebagai seorang lulusan sekolah pilot tidak diperboleh untuk membawa pesawat dengan ukurang besar. Oleh karena itu, seorang lulusan sekolah pilot yang pengalamanya masih minim akan menjadi seorang Second Officer terlebih dahulu. Mesikupun menjadi seorang Second Officer, tapi telah diperbolehkan membawa pesawat dengan ukurang kecil dan didampingi oleh seorang Kapten. Lamanya menjadi Second Officer lebih kurang 1 tahun. Menjadi Second Officer saja gaji yang bisa diterima perbulan sudah cukup besar, yaitu 15-20 juta rupiah perbulan.

First Officer

Mendapat gaji tinggi harus disesuaikan terlebih dahulu dengan jenjang karir. Adapun jenjang karir pilot yang kedua setelah lulus dari Second Officer adalah menjadi First Officer terlebih dahulu. Menjadi seorang pilot dengan karir first officer tentunya ada syarat yang harus dimiliki. Adapun syaratnya adalah Anda harus memiliki lisensi ATPL dan ME terlebih dahulu. Dengan memiliki karir menjadi seorang pilot First Officer sudah bisa membuat Anda menerbangan pesawat, tapi didampingi oleh pilot Kapten. Dimana menjadi First Officer telah menutut Anda untuk bisa membantu Kapten dalam hal navigasi. Selain itu, menjadi First Officer memiliki tanggung jawab untuk bisa mengantikan Kapten ketika berhalangan. Untuk itu, menjadi First Officer harus punya kemampuan yang setara dengan Kapten. Adapun gaji yang diterima menjadi First Officer perbulanya sebesar 30-40 juta.

Kapten pilot

Setelah Anda menempuh jenjang karir menjadi Second Officer  dan First Officer. Selanjutnya jenjang karir yang cukup tinggi dan berpenghasilan tinggi juga adalah menjadi kapten pilot. Untuk menjadi seorang kapten pilot tentunya Anda memiliki tanggung jawab yang cukup berat sehingga Anda harus memiliki surat izin penerbangan yang lengkap baik itu dari PPL, CPL, IR, ME, dan ATPL.  Sebagai seorang kapten pilot Anda telah diperbolehkan untuk membawa penumpang sampai tujuan dengan selamat. Besarnya resiko dan tanggung jawab menjadi seorang kapten pilot, tentuny gaji yang akan diterima menjadi seorang kapten pilot lebih besar. Gaji menjadi Kapten pilot bisa mencapai 45 juta rupiah ke atas.

Demikinlah informasi mengenai jenjang karir menjadi seorang pilot dan gaji pilot. Semoga artikel di atas bermanfaat buat Anda semua.

Agar Tidak Gugur Berkali-kali Tes Masuk Sekolah Pilot

seleksi masuk pilot

Sama seperti halnya ingin masuk akademi kepolisan atau militer, masuk sekolah penerbangan juga harus melewati tes seleksi terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan seorang penerbang yang handal dan berkualitas. Adapun tahap-tahap seleksi yang mesti dilalui adalah tes administrasi, kesehatan tahap 1, kesehatan tahap 2, ilmu pengetahuan dasar, dan lain sebagainya. Dalam tahap seleksi yang dilangsungkan akan berlaku sistem gugur. Jadi, bagi para calon cadet pilot yang belum berhasil dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat atau dengan kata lain gagal. Tentu saja harus punya banyak persiapan supaya bisa lulus dalam tahap seleksi tersebut. Apalagi dari ratusan calon cadet yang mendaftar kemungkinan besar yang diterima hanya segelintir sesuai dengan kuota atau kapasitas sekolah.

Namun, tidak sedikit calon cadet yang gugur meski telah mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh hari baik itu data-data, kesehatan fisik maupun potensi akademik. Apakah Anda juga mengalami hal demikian? Jika iya, bila umur masih mencukupi jangan menyerah. Anda masih memiliki peluang untuk bisa mendaftar dan lulus di tahun berikutnya. Silakan Anda aplikasikan tips berikut:

Ketahui penyebab kegagalan

Para cadet yang mendaftar ke sekolah pilot, akan diseleksi administrasi terlebih dahulu. Tes ini dilangsungkan dengan tujuan supaya calon cadet yang mendaftar memenuhi syarat pendidikan, seperti umur, nilai UAS, dan kelengkapan data-data lainnya. Setelah itu baru dilanjutkan ke tes kesehatan baik itu tahap satu maupun dua, kemudian tes potensi akademik. Anda harus mengetahui terlebih dahulu penyebab Anda dinyatakan gugur. Jika Anda gugur dalam tes kesehatan, besar kemungkinan Anda mengalami masalah kesehatan, entah itu gigi berlubang, amandel, buta warna, atau bahkan asam lambung, paru-paru basah, hipertensi, dan jantung.

Kesehatan yang kurang mendukung tentu saja membuat Anda gugur karena sangat tidak memungkinan untuk meniti karir sebagai seorang pilot yang resikonya sangat besar, di mana kalau penyakit menjadi kambuh saat sedang dalam penerbangan bukan tidak mungkin bakal membahayakan keselamatan tidak hanya diri sendiri, kru, tetapi juga penumpang pesawat. Namun jika Anda dinyatakan lulus administrasi dan kesehatan, tapi gugur pada seleksi akademik tidak menutup kemungkinan pengetahuan yang Anda miliki masih sangat minim, baik itu dalam bidang matematika, fisika, bahasa Inggris, maupun ilmu pengetahuan umum lainnya. Dengan mengetahui terlebih dahulu penyebab daripada kegagalan masuk sekolah pilot, maka Anda bisa menyiasatinya dengan baik.

Cari solusi

Setelah Anda dapat memprediksi bidang tes yang menyebabkan Anda gugur, Anda bisa mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Jika gugur di bidang kesehatan, silakan Anda lakukan check up. Jika mengalami masalah pada gigi misalnya gigi berlubang, maka dokter akan membantu melakukan penambalan. Begitu juga bila kotor karena adanya karang gigi, dokter akan menggunakan dental ultrasonic untuk menolong membersihkan karang gigi. Namun bila nyatanya Anda gugur di pengetahuan umum, tentu wawasan yang Anda miliki perlu ditingkatkan. Anda perlu belajar banyak pengetahuan semaksimal mungkin dari seluruh bidang studi yang dites. Bisa jadi Anda ahli dalam bidang fisika, tapi tidak di bahasa Inggris sehingga nilai menjadi kecil. Pandai juga yang terjadi malah sebaliknya, Anda sangat pandai dan fasih menggunakan bahasa Inggris, tapi untuk menghitung baik itu fisika maupun matematika nilainya rendah. Masalah ini bisa membuat nilai Anda menjadi anjlok sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat. Jika benar di bidang pengetahuan Anda gugur, Anda harus mengikuti kursus untuk segala bidang studi yang di tes.

Siapkan fisik dan mental dengan maksimal

Telah mengetahui penyebab ketidaklulusan masuk sekolah pilot dan sudah memperbaikinya, maka Anda bisa mempersiapkan fisik dan mental untuk mengikuti tes kembali. Usahakan agar Anda dapat menerapkan pola hidup sehat, hindari mengkonsumsi makanan dan minuman cepat saji, alkohol, rokok, apalagi obat terlarang. Prioritaskan mengkonsumsi buah dan sayur, biasakan diri untuk rutin berolahraga serta hindari begadang supaya kesehatan tubuh dapat terjaga dengan baik terutama pada saat pelaksanaan tes. Dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin dari jauh hari, tidak menutup kemungkinan Anda bisa lolos pada tahap seleksi.

Kesempatan tidak akan pernah kembali, jika umur masih mencukupi dan finansial baik, mengapa tidak mewujudkan cita-cita menjadi seorang pilot. Namun, jika memang sudah kodratnya maka siapun tidak bisa menentang. Sebaiknya cari profesi lain yang memang mendukung dan baik untuk diri sendiri dan juga orang lain. Ingat, sukses bukan hanya keadaan di mana bisa menumpuk harta sebanyak-banyaknya, tapi sukses juga bisa diartikan sebagai kemampuan meningkatkan taraf hidup orang lain.